Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Cemas

Mamah : Kamu pilek Ndol? Aku : mmmm Mamah : Minum obat lah, biasanya obatnya apa sih? Aku : (tak bisa menjawab, padahal air mata dah ngucur deres banget, dalam hatiku, "cuman pengen denger suaranya Mamah") Tu telpon-telponanku ma mamah semalem setelah aku sms, "Mah, cemas ni takut gak bisa daftar minggu depan." Mamah : kenapa sih? Aku : masih banyak yang belum aku selesein. Mamah : ta mintain do'a ke Kyai R ya?! Aku : heheh, gak usah, do'a-in mamah aja. Mamah : Ya mamah tetep do'ain, biar yang nge-do'ain banyak. Aku : aku takut, Mah! Gak bisa daftar minggu depan. Mamah : Ya usahain donk Aku : iya, aku coba (air mataku semakin deras mengucur ><) Entah, kenapa aku jadi cemas gini? Perpus Bu Darosy (dosenku) : Dek, kok keliatan ada yang beda ya? Aku : apanya Bu? Bu Darosy : ada yang beda pokoknya. Aku : Memang kenapa Bund? (dengan wajah yang memang aku sadari sangat kusut) Loby lantai 1 Aku ge baca buku...

Ragu

Sebuah catatan galauku pagi hari Setelah bimbingan ke dosbing kemarin, dan banyak diberikan masukan sana-sini aku justru mulai galau lagi. Aku se,akin bingung mencari dan bagaimana harus ku apakan skripsiku ini? dan bagaimana aku harus memperbaiki yang telah salah. Optimis yang kemarin-kemarin serasa berkibar sekarang entah mulai pudar lagi. Mulai muncul keraguan untuk melangkah lagi. Aku bingung dari mana keraguan itu muncul? Dari keyakinan yang terjatuhkankah? dari sesuatu yang mengecewakankah? atau dari manakah? Mungkin episode seperti ini sering muncul dalam episode manusia lain. Dan saat ini aku masih bingung bagaimana harus melangkah kembali? hampir beberapa jam aku tak bisa beranjak dari tempat tidurku, terus berpikir. Apalagi setelah membaca sms dari seorang teman, "kontraknya kayaknya gak saklek" Mungkin aku tau maksudnya ingin mengurangi rasa ketertekananku terhadap kontrak skripsi dari biro. Tapi aku merasa bahwa beban psikologisku lebih berat. Aku belum...

SKRIPSI itu WOW

Sebelumnya pengin mengucapkan selamat berpuasa bagi temen-temen yang menjalankan ibadah puasa mulai hari ini, but aku milih ikut pemerintah seperti biasanya,  sesuai sidang isbat yang dilakukan semal depag semalem. Hfff, sidang isbat ya? sidang skripsiku???? hadeeh. Jadi masih bisa bikin ngiri temen yang menjalani puasa hari ini. Sebenernya sih masih ragu tadi pagi, "Beneran gak sih hari ini puasa atau gak?" secara aku gak punya tivi jadi gak tau semalem pemerintah ngumumin harga sembako atau gak? (lho?) Tapi kemudian aku memtuskan buat nyabu seperti biasa pagi tadi, meskipun dengan keraguan berharap gak ada temen yang menemukanku dalam keadaan lagi gak puasa. Pagi abis subuh abis jemur pakaian aku baca postingan blogku ini, terutama yang dah lama. Asli cekikin sendiri, jaman-jamannya aku masih 4l@y masih galau, masih aneh, masih gila, masih gitu lah. Seperti jamannya kostku lagi langka air dan aku harus rajin ke SPBU atau ke masjid cuman buat  pinjem toilet Hadeeh, ternya...

Jangan Takut Salah

Aku tulis di buku kecilku pada 18 Juli 2012 - 17.48 WIB - Masjid Al-Azhar "Aku menyadari satu hal dalam hidupku bahwa yang membuatku sulit untuk bisa melangkah adalah kenyataan bahwa aku takut gagal meskipun aku belum melakukannya. Seperti dalam proses skripsi ini, aku semakin lama dan lambat karena aku merasa dan berpikir bahwa aku takut salah, aku takut gagal. Memang butuh keberanian dan kepercayaan diri untuk melangkah dan melawan ketakutan itu" Yeap, Kadang yang membuat kita takut untuk melangkah adalah ketakutan kita untuk salah ...^^b So well, terkadang ketika dalam mengerjakan proses skripsi sering kali kita terhenti langkah ketika menghadapi sebuah kondisi yang tidak membuat kita sangat penat, buntu, dan entah lah apapun.  Kadang pun aku menyadari bahwa ketika mendengar cerita teman-teman tentang sidang, maka sering menjadi sugesti secara tidak langsung kepada diri kita bahwa skripsi kita harus perfect agar bisa terhindar dari yang namanya pembantaian. Temank...

Wisuda Wis Udah

Hidup selalu berubah, tinggal apakah kita siap dan melakukan sesuatu dengan kehidupan itu. Ada yang datang dan ada pula yang pergi. Semuanya selalu silih berganti dengan sebuah alur kehidupan yang tidak menentu dalam kaca mata kita sebagai manusia. Selalu ada perasaan kehilangan setiap kali ada sebuah keterpisahan antara dua hal atau lebih. Begitu juga dengan aku, semakin berlalunya hari aku merasa semakin teman-temanku pergi satu demi satu. Tetapi aku yang juga seharusnya pergi pun ternyata masih ada di sini, di kampus ini. Kegalauanku sekarang berubah dari yang semula karena skripsi, sekarang karena wisuda. Aku menjadi mulai menyadari arti sebuah wisuda. Hanya saja aku tidak berani ketika kemarin tanggal 17 Juli 2012 untuk melalui area wisuda universitas. Bertemu dengan keramaian kebahagiaan, rasanya tuh gimana gitu. Aku pilih jalan memutar yang tidak bertemu dengan areal tersebut. Moment wisuda terkadang menjadi moment perpisahan dengan banyak orang atau beberapa orang yang te...