Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Kost Seru GT5 (Gondang Timur 5)

"Mas," Sapa seorang pemuda yang sedang membonceng temannya, ketika aku sedang menunggu antrian bensin di Pom Bensin UNDIP-Tembalang. Rasanya aku kenal, tapi aku agak lupa. Ah, iya, aku tau, Tyo, temen kostku dulu, dan si pengendara motor adalah Pendi. "Hai, apa kabar?" Sambil menyalami Tyo dan Pendi. "Baik, Mas, sekarang di mana Mas?" Tanya Tyo "Apanya?" "Kostnya?" "Oh, ada dua, di Semarang sama di Jogja," "Di Semarang di mana?" Tanya Tyo dengan ekspresi yang agak datar, masih sama seperti dulu, ahaha.. "Di Ngesrep, ini dari mana?" "Dari ngisi bensin, mau pulang, mau nonton sepak bola," Mereka pun kembali ke sepeda motor mereka, hendak pergi. "Aku pengin main ke sana," "Mainlah," Suara Tyo yang kali ini terlihat girang. "Iya nanti ya," Semenjak S1 di Universitas Diponegoro, aku kost di jl.Gondang Timur II No.5 Bulusan - Tembalang (Wuih masih...

Welcome To The New World

"Cepet selesaikan S1 kalian, karena kehidupan sebenarnya dimulai sejak kaliah lulus dari S1," kira-kira itu pesan dari pak Akung, dosenku ketika aku masih bergalau ria dengan skripsi-ku. Aku pikir SKRIPSI adalah fase yang paling membuat galau, ternyata setelah lulus S1 itulah kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kehidupan yang secara ideal seharusnya kita tidak lagi bergantung pada orang tua kita, kehidupan di mana kita sudah seharusnya memulai kehidupan kita sendiri. Jauh lebih galau daripada sekedar berpusing ria dengan skripsi. "Setelah kamu lulus sarjana, kamu mau ngapain Ed?" Kataku ke Ediwan, pagi tadi ketika kami menunggu motorku dipasangi lampu baru setelah selama ini mati. "Kursus," "Kursus apa?" "Renang, Nyetir," "Apa? Ngetik?" Jujur aku sebenarnya takjub jika ternyata seorang Ediwan mau kursus ngetik, tapi ternyata aku salah dengar. "Nyetir, Sal," "Owh, nyetir," "Setelah kursu...

Putus, nyambung lagi ... ^^b

Asli, gak tega buat pensiunin blog ini, secara dah kaya separuh hatiku. heuheuheu ... Aku butuh temen yang bisa diajak cerita, diajak curcol diajak main panco, main poker, dsb. So, akhirnya aku memutuskan untuk kembali menulis di blog ini lagi, hahahaha *Bergaya seperti Pahlawan Bertopeng*. Jadi ceritanya gak jadi end deh, kasian plus eman-eman, *belai-belai, jilat-jilat, cium-cium (hayyo pada mikir apaan yo, kebanyakan nonton Pocoyo lu, eh salah ya? hehe)* So, setelah aku diwisuda Oktober 2012, aku disuruh pulang ama ortu. Meskipun udah punya kegiatan berupa gantiin dosen ngajar di STIKES, lumayan buat aktivitas, tapi Ortu ngeliat aku yang hidup kasian banget di Semarang, luntang-lantung gak jelas, mulai dari ngemis di lampu merah, sampe makan dari tempat sampah, ampe mandi di got *jangan percaya* November akhir pun aku pulang ke rumah. Ada perasaan aneh ketika akan meninggalkan Semarang. Bagaimanpun juga aku sudah menjalani pahit manisnya hidup di Semarang, mulai dari jadi mahas...