Langsung ke konten utama

Kost Seru GT5 (Gondang Timur 5)

"Mas," Sapa seorang pemuda yang sedang membonceng temannya, ketika aku sedang menunggu antrian bensin di Pom Bensin UNDIP-Tembalang. Rasanya aku kenal, tapi aku agak lupa. Ah, iya, aku tau, Tyo, temen kostku dulu, dan si pengendara motor adalah Pendi.
"Hai, apa kabar?" Sambil menyalami Tyo dan Pendi.
"Baik, Mas, sekarang di mana Mas?" Tanya Tyo
"Apanya?"
"Kostnya?"
"Oh, ada dua, di Semarang sama di Jogja,"
"Di Semarang di mana?" Tanya Tyo dengan ekspresi yang agak datar, masih sama seperti dulu, ahaha..
"Di Ngesrep, ini dari mana?"
"Dari ngisi bensin, mau pulang, mau nonton sepak bola," Mereka pun kembali ke sepeda motor mereka, hendak pergi.
"Aku pengin main ke sana,"
"Mainlah," Suara Tyo yang kali ini terlihat girang.
"Iya nanti ya,"

Semenjak S1 di Universitas Diponegoro, aku kost di jl.Gondang Timur II No.5 Bulusan - Tembalang (Wuih masih apal nih aku). Tepatnya kost di rumah ibu Wakiyah dan bapak (aduh aku lupa nih, nama bapak kost, parah!!!). Entah, bagaimana mahasiswa bisa menemukan kost terpencil yang agak jauh dari kampus ini? Tapi nasib mempertemukan kami di sini.
Aku sendiri dicarikan Pakdheku, yang memang dosen di UNDIP. Melalui mahasiswanya, ditemukanlah kost ini. Masuk ke kost ini, aku sendirian sebagai mahasiswa baru, meskipun kemudian ada Danis dan Bagus yang menjadi kawanku kemudian sebagai junior. Awal mula kost di sini pun, aku lebih sering mengurung diri, malu. Tapi, mas Adi dari Jakarta, yang ngeledek aku, "Sini dong, masa di dalam terus? Ngobrol," Kata dia sambil mengepul rokoknya, sejak saat itu aku perlahan berani keluar dari kamarku.
Aku bangaa bagi teman-temanku yang bisa nemuin kostku, hanya bermodal alamat formal yang aku kasih, hanya satu dua orang saja, selebihnya tersasar entah ke mana? Makanya kadang kalo pada mau ke kostku, ta minta nunggu di mana, ntar aku jemput. Soalnya tempatnya di antara belantara gitu deh, (Gak)
Waktu itu juga ada seniorku di Psikologi, itulah salah satu yang membuat aku menerima untuk kost di sini, namanya mas Nasrul, asli Jepara, angkatan 2005, meskipun menjelang lulus atau semasa skripsi, dia lebih memilih untuk melaju antara Semarang dan Jepara. Ada juga mas Beni asli Lombok, meskipun orangnya kadang suka aneh-anehan (misalnya mencoba bunuh diri karena liat temen ceweknya sama temen cowoknya) tapi dia orang yang baik hati, semasa aku belum punya laptop, dia meminjamkannya ke aku. tapi si galau itu kini udah nikah dan punya anak, Saya kapan ya --a.
Ada juga mas Riqi, biar muka garang tapi sukanya guyon. Ada mas Kacang, mas Chiko, Mas Diar, Mas Aldino, mas Dwi, mas Vidi, sape lagi ya? ya itu mereka awal-awal aku ada di situ. Generasi selanjutnya, selalu berganti wajah, dan orang, yang pastiny tambah seru. Terakhir aku tinggalin, ada Dipo yang berbedan gede, tapi berhati romantis (ahihihi), Gunawan (si Omku nih yang agak culun gituh, tapi rasa ingin taunya gede banget), ada Tyo ma si pendekar Tohar, Lingga (yang kadang telat nyambungnya kalo guyon), Wahyu (yaaaaaang .....), Indra (si junior), Bang ALi, Adi, Ucup, Bang Eko, Bang Mesum (Bang Adi), Bang (sape tuh sebelah kamarku yang suka mengeluarkan suara-suara anehnya di saat galau, hihi Bang Indra). Dan banyak sekali nama yang pernah menjadi penghuni kost GT5, sebutan kami untuk kost kami tercinta Gondang Timur 5.
Banyak hal seru yang kami rasakan selama kost di sini, pertama yang jelas adalah si bu kost, bu Wakiyah. Sebagai jenderal di kost ini, bu kost itu orangnya cerewet. Terutama pada anak kost yang telat bayar, suka nyimpen cewek di kost, atau yang gak nurut ama bu kost. Layaknya seorang ibu kost, maka bu Wakiyah emang hobi "ceramah" kalo ada anak kostnya yang mbandel. Biasanya pagi-pagi tuh bu kost akan "kuliah subuh". Tapi bu kost itu orangnya baik, suka ngasih jajan, makanan buat anak kost. Dan itulah yang mempersatukan kami semua (hahahaha).
Kami hobi makan bareng di kost, terutama kalo ada yang ulang tahun, ada yang mau selamtean apa gitu, musim idul adha, atau apalah gitu, yang jelas adat makan-makan kost itu wajib. Dulu anak kost GT5 lebih suka makan bareng di warung mana gitu, tapi sekarang lebih suka makan bareng di kost. kedua adalah futsalan, ini aku no comment, coz gak pernah ikut, hiihihi Ama kadang klo ge musim kemarau, kita harus iriiiiiiit banget make air, sampe dulu aku pernah cerita di blog ini gila-gilaan gak mandi.
Tapi, bagaimanapun menderitanya kami di kost GT5, entah bagaimana ceritanya masih sajaaa ada yang yang bertahan. dan jujur, aku kangen pengin ke sana lagi. hehehe Rasanya hampa aku di sini, kost baruku lebih nyaman sih tapi, gak serame GT5 persatuannya. GudLak ya Mas Bro, semoga lulus semua gak ada yang di-DO, aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKHIRNYA PUNYA FOTO KELUARGA JUGAAAAAA!!!

Akhirnya Wisuda jugaaaaaa!!!!!   Meskipun sempet miskom sama Ayah, yang berakibat gak datangnya orang tuaku ketika wisuda di Universitas. TT juga. Berangkat sendirian, celingak and celinguk sendirian, sementara yang lain pada didampingi. Padahal ayah pengen banget liat aku pake Toga. Fiiiiuuh… Tapi sudahlah, cukup ada fotonya, kata Ayah. Tapi, mereka datang juga malam sekitar jam 8nan, dengan peristiwa tersasarnya rombongan ayah dan mamah entah ke mana? Tapi akhirnya datang juga mereka di kostku. Dan makan-makan besar bareng anak-anak kost. ^^b Yang terpenting bagiku di moment wisudaku (terutama di Fakultas) adalah ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA AKU PUNYA FOTO KELUARGA JUGA, YATTA!!!! Liat teman-teman pada punya foto keluarga, kadang buatku iri.huhuhu Biasanya tu kalo aku foto sama ayah terus mamah yang motoin, kalo foto ma mamah, ayah yang motoin. Teknologi zaman dulu belum canggeh meen. Yeap, inilah keluarga kecilku (Cuma aku, ayah, dan mamah). Mungkin ini beberapa hal yang pe...

Kucing Kampus

Entah, kabar dari kecoa mana? Tiba-tiba banyak yang bilang ke aku, klo aku sekarang beda kaya aku yang dulu. Aku yang sekarang pada bilang aku gak jelaslah, aku GJ-lah (oh sama ya?), aku sotoy lah, bahkan ada yang bilang aku stress. Beda banget kaya aku yang dulu, klo aku yang dulu lebih sopan, alim, suka nunduk-nudnuk kaya onta, pokoknya sosok laki-laki idaman lah. Sekarang? Wuiiih, percaya atau nggak, sekarang aku lebih gila men. Alias gila beneran. Terus aku berpikir, emangnya aku kenapa ya? Segera aku teringat tentang diagnosaku ketika masih nyantri di RSJ di daerah Jawa Timur. Di situ hasil tes menunjukan bahwa aku terindikasi DEPRESI. Hmmm, mungkin ini dia masalahnya. Ternyata waktu dua minggu belum cukup untuk memulihkan kondisi kejiwaanku. Sehingga masih bisa kumat sekarang. Obatku mulai jarang aku minum. Mungkin aku perlu kontrol lagi barangkali ada peningkatan dari depresi mengarah kepada skizofrenia. Hal ini tidak lah aneh karena  akhir-akhir ini aku sering memilik...

PsikoSeks : Gila-Gilaan liatin PSK

Skali lagi aku gak pernah ambil ni mata kuliah? Tapi aku rasa aku ingin berbicara tentang pembicaraan yang menarik ini. Seks, kebutuhan biologis manusia untuk melanjutkan keturunan dan spesiesnya. Jangan sampe spesies manusia punah sehingga tahun 3000 nanti bumi ini akan dihuni oleh para sinpanse. Mulai dari sinpanse yang jadi Polisi, jadi Presiden, hingga jadi psikolog. Kacau ... Yap, sore ini seperti biasa aku melakukan kegiatan rutinku, yaitu Bengong. Kali ini yang menjadi tempat bengongku adalah MAJT atau Masjid Agung Jawa Tengah. Masjid yang luas ini sering menjadi tempat tujuan utama bagi mereka-mereka para mahasiswa yang sudah diwisuda. Aku gak ngerti kenapa? Pasti klo abis wisuda banyak teman-temanku atau senior-seniorku yang foto-foto ma keluarganya di sini? Mungkin karena juga masuknya murah klo pake kendaraan, yaitu motor roda dua cukup Rp 500,- Setelah maghrib tercetuslah insting liarku untuk melewati para PSK (Pekerja Seks Komersial) di sepanjang jalan antara stasiun ...