"Cepet selesaikan S1 kalian, karena kehidupan sebenarnya dimulai sejak kaliah lulus dari S1," kira-kira itu pesan dari pak Akung, dosenku ketika aku masih bergalau ria dengan skripsi-ku. Aku pikir SKRIPSI adalah fase yang paling membuat galau, ternyata setelah lulus S1 itulah kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kehidupan yang secara ideal seharusnya kita tidak lagi bergantung pada orang tua kita, kehidupan di mana kita sudah seharusnya memulai kehidupan kita sendiri. Jauh lebih galau daripada sekedar berpusing ria dengan skripsi. "Setelah kamu lulus sarjana, kamu mau ngapain Ed?" Kataku ke Ediwan, pagi tadi ketika kami menunggu motorku dipasangi lampu baru setelah selama ini mati. "Kursus," "Kursus apa?" "Renang, Nyetir," "Apa? Ngetik?" Jujur aku sebenarnya takjub jika ternyata seorang Ediwan mau kursus ngetik, tapi ternyata aku salah dengar. "Nyetir, Sal," "Owh, nyetir," "Setelah kursu...