Langsung ke konten utama

Postingan

Welcome To The New World

"Cepet selesaikan S1 kalian, karena kehidupan sebenarnya dimulai sejak kaliah lulus dari S1," kira-kira itu pesan dari pak Akung, dosenku ketika aku masih bergalau ria dengan skripsi-ku. Aku pikir SKRIPSI adalah fase yang paling membuat galau, ternyata setelah lulus S1 itulah kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kehidupan yang secara ideal seharusnya kita tidak lagi bergantung pada orang tua kita, kehidupan di mana kita sudah seharusnya memulai kehidupan kita sendiri. Jauh lebih galau daripada sekedar berpusing ria dengan skripsi. "Setelah kamu lulus sarjana, kamu mau ngapain Ed?" Kataku ke Ediwan, pagi tadi ketika kami menunggu motorku dipasangi lampu baru setelah selama ini mati. "Kursus," "Kursus apa?" "Renang, Nyetir," "Apa? Ngetik?" Jujur aku sebenarnya takjub jika ternyata seorang Ediwan mau kursus ngetik, tapi ternyata aku salah dengar. "Nyetir, Sal," "Owh, nyetir," "Setelah kursu...

Putus, nyambung lagi ... ^^b

Asli, gak tega buat pensiunin blog ini, secara dah kaya separuh hatiku. heuheuheu ... Aku butuh temen yang bisa diajak cerita, diajak curcol diajak main panco, main poker, dsb. So, akhirnya aku memutuskan untuk kembali menulis di blog ini lagi, hahahaha *Bergaya seperti Pahlawan Bertopeng*. Jadi ceritanya gak jadi end deh, kasian plus eman-eman, *belai-belai, jilat-jilat, cium-cium (hayyo pada mikir apaan yo, kebanyakan nonton Pocoyo lu, eh salah ya? hehe)* So, setelah aku diwisuda Oktober 2012, aku disuruh pulang ama ortu. Meskipun udah punya kegiatan berupa gantiin dosen ngajar di STIKES, lumayan buat aktivitas, tapi Ortu ngeliat aku yang hidup kasian banget di Semarang, luntang-lantung gak jelas, mulai dari ngemis di lampu merah, sampe makan dari tempat sampah, ampe mandi di got *jangan percaya* November akhir pun aku pulang ke rumah. Ada perasaan aneh ketika akan meninggalkan Semarang. Bagaimanpun juga aku sudah menjalani pahit manisnya hidup di Semarang, mulai dari jadi mahas...

AKHIRNYA PUNYA FOTO KELUARGA JUGAAAAAA!!!

Akhirnya Wisuda jugaaaaaa!!!!!   Meskipun sempet miskom sama Ayah, yang berakibat gak datangnya orang tuaku ketika wisuda di Universitas. TT juga. Berangkat sendirian, celingak and celinguk sendirian, sementara yang lain pada didampingi. Padahal ayah pengen banget liat aku pake Toga. Fiiiiuuh… Tapi sudahlah, cukup ada fotonya, kata Ayah. Tapi, mereka datang juga malam sekitar jam 8nan, dengan peristiwa tersasarnya rombongan ayah dan mamah entah ke mana? Tapi akhirnya datang juga mereka di kostku. Dan makan-makan besar bareng anak-anak kost. ^^b Yang terpenting bagiku di moment wisudaku (terutama di Fakultas) adalah ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA AKU PUNYA FOTO KELUARGA JUGA, YATTA!!!! Liat teman-teman pada punya foto keluarga, kadang buatku iri.huhuhu Biasanya tu kalo aku foto sama ayah terus mamah yang motoin, kalo foto ma mamah, ayah yang motoin. Teknologi zaman dulu belum canggeh meen. Yeap, inilah keluarga kecilku (Cuma aku, ayah, dan mamah). Mungkin ini beberapa hal yang pe...

Pengen nulis aja

Kayae udah lama banget gak pernah nulis di blog ini, udah lama juga aku gak pernah main ke perpus, semenjak urusanku dengan skripsi dah kelar (Alhamdulillah). Sekarang dah disibukan lagi dengan berbagai macam hal, mulai dari bantuin di kepanitiann workshop indigenous, seminar nasional, sampe gantiin dosen buat ngajar. Aduuuh, pokoknya luar biasa denh kesibukannya sekarang. Tapi kalau gak ada kesibukan juga rasanya aneh, emptiness gitu. Bahasa logoterapinya, kehilangan makna.

Belajar Nganggur Kaya Miyabi

Pada kesempatan kali ini aku mau nulis tentang bo… (bukan) boring . Hehe ^^v   23 Agustus 2012, pukul 05.05 WIB, gerbong 1 no.11B Kelas Eksekutif   (ce ileh nggaya) KA Kaligung Mas. Ye dapetnya yang nomer ini, gerbong ini. Syukuri aje deh, jarang-jarang naik kelas eksekutif.haha… Gerbongny asyik, meskipun tadi aku harus menahan sedikit malu karena gak berhasil muter kursi,hihi…Pa lagi yang sebangku sama aku cewek,xixixi... So far, enak buat nyender, apalagi tidur. Pintunya gak manual gesernya, tapi ada tombol kecil buat mbuka secara otomatis, pantes tadi ta geser-geser gak bisa-bisa,hehe… Asli keliatan ndesa banget naik eksekutif. Belum pengin tidur di gerbong yang dingin ini, meskipun semalem main timpuk-timpukan sama nyamuk sekitar jam setengah 12 sampe jam 1an. Hadeeeh… Well, akhirnya berangkat lai ke Semarang, setelah kemarin-kemarin merasakan kondisi emptiness di rumah gara-gara gak punya kegiatan yang berarti. Yap, inikah yang namanya nganggur, oh inikah n...

Sidang H-1

Dari kemaren beberapa orang sms aku, intinya "selamat/ sukses sidang skripsi besok pagi ya" aku malah parno, "apa aku salah liat tanggalan ya?" haduh gawat nih kalo ternyata hari ini hari kamis. Tapi aku liat lagi baik-baik tanggalan, sampe aku pentelengin, "bener kok, hari kamis tu besok" aduh kok jadi parno. Pagi-pagi banget aku ke kampus, dan ternyata sepi. ALhamdulillah, iya dosen-dosen termasuk dosbingku juga ge pergi ke Kudus, syukurlah. Bimbingan terakhir sebelum sidang kemarin diwarnai dengan banyak ralat, beberapa hal dari skripsiku harus diralat lagi dan dibawa ketika sidang, seperti kesimpulan dan saran. Tapi sampai detik ini aku sangat malas untuk mengerjakannya lagi, entahlah mungkin aku gak lulus jadi anggota pramuka, hehe apa hubungannya ya??? SELAMAT HARI PRAMUKA!!! Well, banyak orang yang bilang kalai menjelang sidang skripsi itu biasanya diwarnai dengan banyak hal, misalnya sakit,  mimpi sidang, atau banyak hal lain yang mungkin terj...

Melankoli Ramadhan

Ramadhan, gak tau kenapa ramadhan kali ini tuh rasanya ada yang aneh. Ada yang berbeda, ada yang tidak biasa. Dulu kalau aku inget, waktu pertama masuk ke Psikologi UNDIP, juga menjelang ramadhan, dan itu ramadhan pertamaku jauh dari rumah. Ikut-ikutan jadi panitia ramadhannya salah satu UPK Kerohanian Islam di kampus. Tapi, karena masih tidak ingin jauh dari rumah, aku menyempatkan diri buat pulang ke rumah pas waktu ada bakti sosial. Kalau gak pulang ke rumah, aku ke rumah Budhe di daerah Tanah Mas. Masih tetap ada cerita yang menarik karena disibukan dengan aktivitas ramadhan di kampus. Apalagi sebagai mahasiswa baru, hal ini adalah sesuatu yang menantang. Tahun kedua aku yang dipilih jadi ketua panitia Ramadhan, dan aku jatuh sakit dan diopname di rumah sakit. Meskipun banyak menyarankan aku untuk tidak berpuasa, aku tetep aja maksain diri buat puasa, eh kuat juga kok. Mulailah dengan berbagai macam aktivitas kampus di bulan Ramadhan, dari buka bersama, sampai bakti sosial. Tahu...

Galau level 2

Ada dua kabar, pertama kabar baiknya adalah, Alhamdulillah, ayam di rumahku dah mau bertelor lagi, hehe bukan ding. Alhamdulillah, aku dah daftar sidang skripsi, meskipun dengan skripsiku yang acak adul gak karuan, penuh tambalan di mana-mana, terus ada giginya pula, bisa gigit, gak gak gitu, tapi emang masih banyak yang kurang, kaya beberapa tata tulis yang masih ada kesalahan, pembahasan yang belum dalem, ma skema dinamika yang belum aku sertakan di draft (itu kabar buruknya). dan mungkin banyak kekurangan lainnya. Dua hari pasca daftar sidang, aku dilanda sindrom kemalasan, atau bahasannya Zaldhi, Lazy Time. Sabtu aku jalan-jalan ke Gramedia, dengan niat ingin memberikan reward pada diriku sendiri, hari minggunnya, lazy beneran plus nih badan ge gak terlalu sehat. Mungkin akumulasi kerja keras yang udah aku lakukan selama satu minggu ini kali ya? Dan hari ini sepertinya aku harus berkecimpung dengan bimbingan lagi dan lagi, takut juga kalo ternyata sidangnya aku dapet minggu de...

Cemas

Mamah : Kamu pilek Ndol? Aku : mmmm Mamah : Minum obat lah, biasanya obatnya apa sih? Aku : (tak bisa menjawab, padahal air mata dah ngucur deres banget, dalam hatiku, "cuman pengen denger suaranya Mamah") Tu telpon-telponanku ma mamah semalem setelah aku sms, "Mah, cemas ni takut gak bisa daftar minggu depan." Mamah : kenapa sih? Aku : masih banyak yang belum aku selesein. Mamah : ta mintain do'a ke Kyai R ya?! Aku : heheh, gak usah, do'a-in mamah aja. Mamah : Ya mamah tetep do'ain, biar yang nge-do'ain banyak. Aku : aku takut, Mah! Gak bisa daftar minggu depan. Mamah : Ya usahain donk Aku : iya, aku coba (air mataku semakin deras mengucur ><) Entah, kenapa aku jadi cemas gini? Perpus Bu Darosy (dosenku) : Dek, kok keliatan ada yang beda ya? Aku : apanya Bu? Bu Darosy : ada yang beda pokoknya. Aku : Memang kenapa Bund? (dengan wajah yang memang aku sadari sangat kusut) Loby lantai 1 Aku ge baca buku...

Ragu

Sebuah catatan galauku pagi hari Setelah bimbingan ke dosbing kemarin, dan banyak diberikan masukan sana-sini aku justru mulai galau lagi. Aku se,akin bingung mencari dan bagaimana harus ku apakan skripsiku ini? dan bagaimana aku harus memperbaiki yang telah salah. Optimis yang kemarin-kemarin serasa berkibar sekarang entah mulai pudar lagi. Mulai muncul keraguan untuk melangkah lagi. Aku bingung dari mana keraguan itu muncul? Dari keyakinan yang terjatuhkankah? dari sesuatu yang mengecewakankah? atau dari manakah? Mungkin episode seperti ini sering muncul dalam episode manusia lain. Dan saat ini aku masih bingung bagaimana harus melangkah kembali? hampir beberapa jam aku tak bisa beranjak dari tempat tidurku, terus berpikir. Apalagi setelah membaca sms dari seorang teman, "kontraknya kayaknya gak saklek" Mungkin aku tau maksudnya ingin mengurangi rasa ketertekananku terhadap kontrak skripsi dari biro. Tapi aku merasa bahwa beban psikologisku lebih berat. Aku belum...

SKRIPSI itu WOW

Sebelumnya pengin mengucapkan selamat berpuasa bagi temen-temen yang menjalankan ibadah puasa mulai hari ini, but aku milih ikut pemerintah seperti biasanya,  sesuai sidang isbat yang dilakukan semal depag semalem. Hfff, sidang isbat ya? sidang skripsiku???? hadeeh. Jadi masih bisa bikin ngiri temen yang menjalani puasa hari ini. Sebenernya sih masih ragu tadi pagi, "Beneran gak sih hari ini puasa atau gak?" secara aku gak punya tivi jadi gak tau semalem pemerintah ngumumin harga sembako atau gak? (lho?) Tapi kemudian aku memtuskan buat nyabu seperti biasa pagi tadi, meskipun dengan keraguan berharap gak ada temen yang menemukanku dalam keadaan lagi gak puasa. Pagi abis subuh abis jemur pakaian aku baca postingan blogku ini, terutama yang dah lama. Asli cekikin sendiri, jaman-jamannya aku masih 4l@y masih galau, masih aneh, masih gila, masih gitu lah. Seperti jamannya kostku lagi langka air dan aku harus rajin ke SPBU atau ke masjid cuman buat  pinjem toilet Hadeeh, ternya...