Langsung ke konten utama

Postingan

Tak Seperti Dulu

"Mau sampai kapan kamu di Jakarta, Ed?" Tanyaku ke Ediwan. Semuanya sudah banyak berubah, sejak kami lulus dari S1. Aku kuliah S2 di UGM sama nyambi-nyambi ngajar, Ediwan menjadi seorang staf di biro Psikologi Jakarta, Amin berkeluarga dan hidup di Sumatera, dan Agung berkeluarga dan bekerja di sebuah perusahaan makanan di Ungaran. Rasanya sudah lama kami tak berjumpa bersama. Peran dan setiap cerita telah mengubah banyak hal dari kami. Aku sadar bahwa waktu telah berjalan cukup lama di belakang kami dan di belakangku. Pertemuanku dengan Ediwan sabtu siang itu di Rumah Sakit Karyadi Semarang memberi arti tersendiri. Sepertinya di tanggal yang sama di tahun kemarin, kami sempat bertemu di Jogja, saat ketika aku dalam puncak kegalauanku.  "Tau nggak sih?" Kataku ke Ediwan, " Ketika orang-orang pada jalan-jalan di mall, di Simpang Lima, kenapa kita malah jalan-jalan di Rumah Sakit Ed????" "Lha, mbuh owg koe?" "Hadeeeh, emang Semara...

Terasa Aneh

Hidup pasca lulus dari S1 itu, bagiku aneh. Entah kenapa???? Rasanya hampa, mungkin karena aku merasa tak mencapai mimpi-mimpiku, atau ada sesuatu yang salah? tapi semuanya begitu aneh, lebih tepatnya hampa. Kadang kangen sama masa lalu, tapi aku sadar kalo aku sebenarnya belum bisa menerima perubahan ini. Ingin cerita banyak, tapi gak tau ke siapa? Coz, temen-temen dulu S1 dah gak pada di sini lagi, menemukan teman baru? Ah, entahlah aku belum menemukan sebuah kehidupan. (Bergalau ria dengan lagu-lagu Sheila on 7)

Kost Seru GT5 (Gondang Timur 5)

"Mas," Sapa seorang pemuda yang sedang membonceng temannya, ketika aku sedang menunggu antrian bensin di Pom Bensin UNDIP-Tembalang. Rasanya aku kenal, tapi aku agak lupa. Ah, iya, aku tau, Tyo, temen kostku dulu, dan si pengendara motor adalah Pendi. "Hai, apa kabar?" Sambil menyalami Tyo dan Pendi. "Baik, Mas, sekarang di mana Mas?" Tanya Tyo "Apanya?" "Kostnya?" "Oh, ada dua, di Semarang sama di Jogja," "Di Semarang di mana?" Tanya Tyo dengan ekspresi yang agak datar, masih sama seperti dulu, ahaha.. "Di Ngesrep, ini dari mana?" "Dari ngisi bensin, mau pulang, mau nonton sepak bola," Mereka pun kembali ke sepeda motor mereka, hendak pergi. "Aku pengin main ke sana," "Mainlah," Suara Tyo yang kali ini terlihat girang. "Iya nanti ya," Semenjak S1 di Universitas Diponegoro, aku kost di jl.Gondang Timur II No.5 Bulusan - Tembalang (Wuih masih...

Welcome To The New World

"Cepet selesaikan S1 kalian, karena kehidupan sebenarnya dimulai sejak kaliah lulus dari S1," kira-kira itu pesan dari pak Akung, dosenku ketika aku masih bergalau ria dengan skripsi-ku. Aku pikir SKRIPSI adalah fase yang paling membuat galau, ternyata setelah lulus S1 itulah kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kehidupan yang secara ideal seharusnya kita tidak lagi bergantung pada orang tua kita, kehidupan di mana kita sudah seharusnya memulai kehidupan kita sendiri. Jauh lebih galau daripada sekedar berpusing ria dengan skripsi. "Setelah kamu lulus sarjana, kamu mau ngapain Ed?" Kataku ke Ediwan, pagi tadi ketika kami menunggu motorku dipasangi lampu baru setelah selama ini mati. "Kursus," "Kursus apa?" "Renang, Nyetir," "Apa? Ngetik?" Jujur aku sebenarnya takjub jika ternyata seorang Ediwan mau kursus ngetik, tapi ternyata aku salah dengar. "Nyetir, Sal," "Owh, nyetir," "Setelah kursu...

Putus, nyambung lagi ... ^^b

Asli, gak tega buat pensiunin blog ini, secara dah kaya separuh hatiku. heuheuheu ... Aku butuh temen yang bisa diajak cerita, diajak curcol diajak main panco, main poker, dsb. So, akhirnya aku memutuskan untuk kembali menulis di blog ini lagi, hahahaha *Bergaya seperti Pahlawan Bertopeng*. Jadi ceritanya gak jadi end deh, kasian plus eman-eman, *belai-belai, jilat-jilat, cium-cium (hayyo pada mikir apaan yo, kebanyakan nonton Pocoyo lu, eh salah ya? hehe)* So, setelah aku diwisuda Oktober 2012, aku disuruh pulang ama ortu. Meskipun udah punya kegiatan berupa gantiin dosen ngajar di STIKES, lumayan buat aktivitas, tapi Ortu ngeliat aku yang hidup kasian banget di Semarang, luntang-lantung gak jelas, mulai dari ngemis di lampu merah, sampe makan dari tempat sampah, ampe mandi di got *jangan percaya* November akhir pun aku pulang ke rumah. Ada perasaan aneh ketika akan meninggalkan Semarang. Bagaimanpun juga aku sudah menjalani pahit manisnya hidup di Semarang, mulai dari jadi mahas...

AKHIRNYA PUNYA FOTO KELUARGA JUGAAAAAA!!!

Akhirnya Wisuda jugaaaaaa!!!!!   Meskipun sempet miskom sama Ayah, yang berakibat gak datangnya orang tuaku ketika wisuda di Universitas. TT juga. Berangkat sendirian, celingak and celinguk sendirian, sementara yang lain pada didampingi. Padahal ayah pengen banget liat aku pake Toga. Fiiiiuuh… Tapi sudahlah, cukup ada fotonya, kata Ayah. Tapi, mereka datang juga malam sekitar jam 8nan, dengan peristiwa tersasarnya rombongan ayah dan mamah entah ke mana? Tapi akhirnya datang juga mereka di kostku. Dan makan-makan besar bareng anak-anak kost. ^^b Yang terpenting bagiku di moment wisudaku (terutama di Fakultas) adalah ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA AKU PUNYA FOTO KELUARGA JUGA, YATTA!!!! Liat teman-teman pada punya foto keluarga, kadang buatku iri.huhuhu Biasanya tu kalo aku foto sama ayah terus mamah yang motoin, kalo foto ma mamah, ayah yang motoin. Teknologi zaman dulu belum canggeh meen. Yeap, inilah keluarga kecilku (Cuma aku, ayah, dan mamah). Mungkin ini beberapa hal yang pe...

Pengen nulis aja

Kayae udah lama banget gak pernah nulis di blog ini, udah lama juga aku gak pernah main ke perpus, semenjak urusanku dengan skripsi dah kelar (Alhamdulillah). Sekarang dah disibukan lagi dengan berbagai macam hal, mulai dari bantuin di kepanitiann workshop indigenous, seminar nasional, sampe gantiin dosen buat ngajar. Aduuuh, pokoknya luar biasa denh kesibukannya sekarang. Tapi kalau gak ada kesibukan juga rasanya aneh, emptiness gitu. Bahasa logoterapinya, kehilangan makna.

Belajar Nganggur Kaya Miyabi

Pada kesempatan kali ini aku mau nulis tentang bo… (bukan) boring . Hehe ^^v   23 Agustus 2012, pukul 05.05 WIB, gerbong 1 no.11B Kelas Eksekutif   (ce ileh nggaya) KA Kaligung Mas. Ye dapetnya yang nomer ini, gerbong ini. Syukuri aje deh, jarang-jarang naik kelas eksekutif.haha… Gerbongny asyik, meskipun tadi aku harus menahan sedikit malu karena gak berhasil muter kursi,hihi…Pa lagi yang sebangku sama aku cewek,xixixi... So far, enak buat nyender, apalagi tidur. Pintunya gak manual gesernya, tapi ada tombol kecil buat mbuka secara otomatis, pantes tadi ta geser-geser gak bisa-bisa,hehe… Asli keliatan ndesa banget naik eksekutif. Belum pengin tidur di gerbong yang dingin ini, meskipun semalem main timpuk-timpukan sama nyamuk sekitar jam setengah 12 sampe jam 1an. Hadeeeh… Well, akhirnya berangkat lai ke Semarang, setelah kemarin-kemarin merasakan kondisi emptiness di rumah gara-gara gak punya kegiatan yang berarti. Yap, inikah yang namanya nganggur, oh inikah n...

Sidang H-1

Dari kemaren beberapa orang sms aku, intinya "selamat/ sukses sidang skripsi besok pagi ya" aku malah parno, "apa aku salah liat tanggalan ya?" haduh gawat nih kalo ternyata hari ini hari kamis. Tapi aku liat lagi baik-baik tanggalan, sampe aku pentelengin, "bener kok, hari kamis tu besok" aduh kok jadi parno. Pagi-pagi banget aku ke kampus, dan ternyata sepi. ALhamdulillah, iya dosen-dosen termasuk dosbingku juga ge pergi ke Kudus, syukurlah. Bimbingan terakhir sebelum sidang kemarin diwarnai dengan banyak ralat, beberapa hal dari skripsiku harus diralat lagi dan dibawa ketika sidang, seperti kesimpulan dan saran. Tapi sampai detik ini aku sangat malas untuk mengerjakannya lagi, entahlah mungkin aku gak lulus jadi anggota pramuka, hehe apa hubungannya ya??? SELAMAT HARI PRAMUKA!!! Well, banyak orang yang bilang kalai menjelang sidang skripsi itu biasanya diwarnai dengan banyak hal, misalnya sakit,  mimpi sidang, atau banyak hal lain yang mungkin terj...

Melankoli Ramadhan

Ramadhan, gak tau kenapa ramadhan kali ini tuh rasanya ada yang aneh. Ada yang berbeda, ada yang tidak biasa. Dulu kalau aku inget, waktu pertama masuk ke Psikologi UNDIP, juga menjelang ramadhan, dan itu ramadhan pertamaku jauh dari rumah. Ikut-ikutan jadi panitia ramadhannya salah satu UPK Kerohanian Islam di kampus. Tapi, karena masih tidak ingin jauh dari rumah, aku menyempatkan diri buat pulang ke rumah pas waktu ada bakti sosial. Kalau gak pulang ke rumah, aku ke rumah Budhe di daerah Tanah Mas. Masih tetap ada cerita yang menarik karena disibukan dengan aktivitas ramadhan di kampus. Apalagi sebagai mahasiswa baru, hal ini adalah sesuatu yang menantang. Tahun kedua aku yang dipilih jadi ketua panitia Ramadhan, dan aku jatuh sakit dan diopname di rumah sakit. Meskipun banyak menyarankan aku untuk tidak berpuasa, aku tetep aja maksain diri buat puasa, eh kuat juga kok. Mulailah dengan berbagai macam aktivitas kampus di bulan Ramadhan, dari buka bersama, sampai bakti sosial. Tahu...